Tampilkan postingan dengan label INFOTAINMENT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFOTAINMENT. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 September 2021

Sentra Wisata Kuliner DELES

Sentra Wisata Kuliner DELES

 


Sentra Wisata Kuliner DELES Kelurahan Klampis Ngasem Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya merupakan sarana berburu kuliner yang cukup di gandrungi dari segala usia selain itu tempatnya yang bersih membuat pengunjung merasa nyaman. Dengan beragam fasilitas seperti Parkir Luas, Live Musik, MUsholla, Free Wi Fi, Toilet, Gazebo nyaman dan Sarana Olah Raga. Dengan Harga Murah dan Terjangkau.

Selasa, 13 November 2018

Inno Creativation

Inno Creativation



Innocreativation is an event aimed to inspire the youth to grab opportunities in this digital age. The digital age is no longer a thing of the future, it is the time we are living in. The question now is how ready we are to make the most of it and to be a part of it.



Kunjungi Official Web Innocreativation :


Selasa, 30 Januari 2018

KIM Dalam Ekspedisi Mahanugra

KIM Dalam Ekspedisi Mahanugra

Mengawali tahun 2018 KIM Kota Surabaya berusaha untuk berjejaring dengan pegiat masyarakat lainnya dengan melakukan suatu kegiatan yang bertajuk peduli lingkungan dengan tema "Ekspedisi Mahanugra 1".
Kegiatan ini sangat luarbiasa karena dalam satu even berusaha mencakup beberapa aspek kepedulian terhadap lingkungan, yakni menanam mangrove, melepas liarkan burung, menabur kembali benih ikan di sungai, mengawasi situs bersejarah yang ada di Jolotundo dan tetap mencintai indahnya alam gunung penanggungan.
Sabtu pagi 27 Januari 2018 kurang lebih pukul 05.00 WIB. di pinggir sungai dekat Mangrove Information Center (MIC) Surabaya.  Tampak seorang perempuan berhijab dengan senyum manisnya sedang menyalakan obor sebagai pertanda dimulainya Ekspedisi Mahanugra perdana tahun 2018. Tristin nama perempuan itu dengan didampingi dua rekannya Danang dan Aziz yang kemudian naik menjauh dari sisi sungai menuju bahu jalan untuk memberi instruksi bahwa ekspedisi siap dimulai.
Tim obor kemudian bergeser ke MIC dan disambut oleh Ridho Bayu Aji sang komandan dan pimpinan Ekspedisi Mahanugra. Ridho adalah Akademisi di Institut Teknologi 10 November Surabaya yang pada kesempatan kali ini didapuk untuk memimpin Ekspedisi Mahanugra I tahun 2018.
Revita menjadi peserta pertama yang mengawali aktivitas penanaman mangrove berjumlah kuranglebih 200 batang didampingi Soni Mohson sebagai local hero Kelompok Tani Mangrove Wonorejo sambil memberi penjelasan tentang mangrove dan klasifikasi berbagai jenis tanaman yang ada di kawasan hutan konservasi Mangrove Pamurbaya (Pantai Timur Surabaya).
Setelah proses penanaman mangrove selesai, ekspedisi dilanjutkan menggunakan sepeda angin dengan rute dari Mangrove Wonorejo menuju Dermaga Perum Jasa Tirta I ASA 3 Karah sejauh kuranglebih 15 Km.

Ridho, Chairudin dan Bobbin sambil membawa Pataga Mahanugra bersama Tim Pengawal Tiara Com siap melanjutkan ekspedisi.

Insiden kecil terjadi saat rombongan pesepeda melintas di Jalan Jagir selepas traffic light Panjangjiwo. Chairudin anggota tim pesepeda jatuh pingsan sesaat setelah berhenti dan memarkir sepedanya dipinggir jalan. 
Tim Patwal segera mengkontak Tim Mobil Pendukung melalui radio komunikasi untuk segera merapat dilokasi dan memberikan bantuan.
"Lhualah kurang latian aku rek, wes ga tau olahraga rutin, tapi seneng iso kringeten ngene, ayoo lanjuuut ...!!!" ujar Chairudin setelah pingsan sesaat.
Abd.Rochman Personil Patwal menggantikan bersepeda sampai Dermaga Perum Jasa Tirta Karah.
Kegiatan semacam ini bukanlah kegiatan biasa karena meliputi beberapa unsur lingkungan yakni sungai-daratan-gunung bisa juga diartikan unsur air-api-tanah-udara."Jadi siapapun pesertanya harus menjadi sebuah tim yang solid dan ahli dibidangnya, Ekspedisi Mahanugra yang tidak biasa harus didukung oleh tim yang luar biasa " kata Pak Ridho
Ekspedisi ini bekerjasama dengan beragam komunitas diantaranya bersama Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Surabaya sebagai Informasi Publik melalui Fanpage Kabar Surabaya, Tiara Com sebagai pengawal perjalanan dan kegiatan dengan Radio Komunikasinya, SAR Surabaya sebagai pendamping susur sungai dan pendakian gunung.
Tepat pukul 10.00 WIB. Tim Ekspedisi Mahanugra tiba di Dermaga Perum Jasa Tirta Surabaya, beragam sambutan dan arahan serta ungkapan rasa disampaikan oleh Kordinator, Pahlawan lokal dan lainnya, sambil menikmati makan siang bersama.
Ekspedisi selanjutnya yaitu susur sungai “Kali Surabaya” sejauh 9,5 Km. dari Dermaga PJT Karah sampai Kantor Desa Bambe, Driyorejo – Gresik. 
Kali ini melibatkan Imam Rochani Direktur Konsorsium Lingkungan Hidup, Kordinator Patroli Kali Surabaya.
Bersama anggotanya, Imam menjaga sungai tidak tercemar limbah pabrik dan limbah rumah tangga. Caranya dengan edukasi, serta pelaporan pada pihak berwajib dan mendorong ada tindak hukum bagi pencemar lingkungan sungai.

Sekitar 1100 ekor bibit ikan bader dan nener ditebarkan di kali Surabaya untuk menjaga kelangsungan ekosistem kepedulian lingkungan pada ekspedisi ini sangat diapresiasi oleh pihak jasa tirta sebagai bentuk kegiatan yang seharusnya sering dilakukan oleh komunitas maupun masyarakat.

Susur sungai berakhir di Balai Desa Bambe Driyorejo Gresik dan ekspedisi dilanjutkan dengan Rombongan Tim Mobil Mahanugra sejauh 47Km dan tetap dalam kawalan Tim Pengawal Tiara menuju Desa Sendang-Trawas-Mojokerto.
Kurang lebih pukul 17.00 WIB. Tim ekspedisi sampai dan di Homebase Komunitas Welasan, yang berorientasi pada pelestarian budaya Jawa.

Setelah beberapa saat beristirahat di homebase, Tim Gunung yang dikomandani oleh Bajuri dari Pecinta Alam dengan pendukung Tim SAR sebanyak enam orang  dan tiga orang dari Mahanugra Malang (Maya, Damar dan Eddy) mempersiapkan perlengkapan untuk pendakian.
Tim dokumentasi yang diarahkan oleh Rizky menugaskan tiga personilnya untuk turut melakukan pendakian. Begitu juga yang dilakukan oleh Tim Komunikasi yang dioperatori oleh Oscar dengan memasang antena beserta perangkatnya di homebase lantai 3 agar dapat berkomunikasi dengan tim yang mendaki gunung dan berkordinasi pada Basecamp/Posko Tamiajeng-Gunung Penanggungan.


Sebelum melakukan pendakian gunung, seluruh tim diberikan arahan oleh kordinator Ekspedisi Mahanugra agar nantinya ekspedisi ini bisa berjalan sesuai dengan rencana dari awal sampai akhir esok hari.
Memanjatkan do'a kehadirat Tuhan YME. agar diberikan perlindungan dari segala marabahaya maupun musibah dan juga melakukan beberapa ritual adat dari pemangku wilayah dilakukan dengan khidmat.

Kuranglebih pukul 20.00 WIB. Ekspedisi Mahanugra dilanjutkan dengan Pendakian Gunung Penanggungan yang dilaksanakan oleh tim gunung, tim dokumentasi dan tim komunikasi.


Minggu Pagi 28 Januari 2018, Setiba dipuncak bayangan Gunung Penanggungan Pelepasliaran 200 ekor burung dilakukan sebagai simbol kebebasan untuk berekspresi dengan tetap menjaga norma kehidupan dan kasih sayang sesama mahluk hidup.



Pengibaran Pataga Mahanugra sebagai puncak acara dilakukan dipuncak bayangan Gunung Penanggungan sebagai akhir rangkaian acara "Ekspedisi Mahanugrah 1 Tahun 2018"

Semoga kegiatan Ekspedisi mahanugrah ini menjadikan contoh pada komunitas dan masyarakat agar senantiasa mencintai lingkungan dan menjaga NKRI tetap bersatu .... , wassalam (topan-2018)


Senin, 29 Januari 2018

Motor Klasik Ini Laku 12 Miliar

Motor Klasik Ini Laku 12 Miliar


Mobil klasik dibeli dengan harga miliaran itu sudah biasa. Tapi, gimana dengan motor? Ternyata, seseorang telah membeli sebuah motor seharga hampir 1 juta dolar, tepatnya USD929.000 atau setara dengan Rp12,4 milar. Gokil ya ! Pembelian motor klasik berharga belasan miliar ini terjadi  di Balai Lelang Bonhams, Las Vegas, Amerika Serikat, pada akhir pekan lalu, seperti dilansir Carscoops yang dikutip Uzone.id pada Rabu (31/1/2018)
Namun, motor klasik ini tentu bukan sembarang motor. Pasti istimewa. Motor bermerek Vincent Lighting ini merupakan salah satu dari 30 motor yang diproduksi pada tahun 1951. Saat ini, motor tersebut satu-satunya yang tersisa dari 19 unit yang pernah diproduksi di dunia. Jelaslah sudah, ini motor yang sangat langka.
Motor Vincent Lighting ini dianggap sebagai superbike pertama di dunia dengan julukan The Legend Black Shadow karena tanki, mesin, rangka dan tromol remnya dicat hitam. Motor ini bahkan pernah melampaui ketenaran Jaguar XJ120 yang menjadi mobil tercepat pada masanya.
Dipersenjatai mesin yang bertenaga 70 horse power berkapasitas 998 cc V-Twin. Bobotnya juga tergolong ringan cuma 208 kilogram, ini membuatnya dapat melaju hingga 196 kilometer per jam. Sistem pengapiannya berkapasitas 6 Volt/40 Watt yang bekerja seiring perputaran sistem kopling, kinerja amat baik untuk balapan.
Atas semua sejarah di baliknya, tak heran Vincent menarik begitu banyak perhatian para kolektor. Bonhams melaporkan ini sebagai harga tertinggi yang pernah dibayarkan untuk sebuah sepeda motor lelang.
sumber : uzone.id - Eka L.Prasetya

Jumat, 17 April 2015

PEKAN KIM 2015 TAMPIL BEDA

PEKAN KIM 2015 TAMPIL BEDA


Pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) kembali digelar. Sampai tahun 2014, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan 7 kali pekan KIM, dan pada April 2015 ini merupakan kali ke-8.

Pekan KIM merupakan ajang mempererat jalinan koordinasi, sinergi, dan evaluasi pembangunan bidang komunikasi dan informasi. Sebagai lembaga yang berurusan dengan informasi, KIM selama ini terjebak pada urusan ekonomi dengan produk unggulan seperti kerajinan, pertanian, usaha kecil dan sejenisnya. Aktivitas KIM yang sedikit melenceng itu pada akhirnya muncul juga pada Pekan KIM yang seolah menjadi ajang memamerkan produk unggulan.

Menurut Kepala Bidang Jaringan Komunikasi, Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Jatim, Ambar Sulistyorini, niat pertama pembentukan KIM sebagai bentuk revitalisasi Kelompencapir (Kelompok Pendengar Pembaca dan Pirsawan) yang marak di era orde baru. Arah geraknya disesuaikan dengan kelompok tani, nelayan, pengusaha kecil dan berbagai kelompok masyarakat produktif lainnya. “Namun di era reformasi saat ini, KIM harusnya bergerak lebih jauh, tidak sama dengan kelompencapir di masa lalu,” katanya.

Kini pengembangan KIM berpedoman pada peraturan Menteri Kominfo No 8 Tahun 2010 tentang Lembaga Komunikasi Sosial. KIM digolongkan dalam lembaga komunikasi sosial bersama lembaga Pertunjukan Rakyat (Pertura) dan Lembaga Pemantau Media atau lembaga konsumen media.

Sebagai turunan dari peraturan menteri, Kementerian Kominfo RI juga menerbitkan pedoman pengembangan KIM yang menyebutkan bahwa kegiatan KIM adalah pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu juga ditegaskan bahwa KIM bertugas, 1. Mewujudkan masyarakat yang aktif, peka dan memahami informasi, 2. Memberdayakan masyarakat dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, 3. Mewujudkan jaringan informasi dan media komunikasi dua arah, 4. Menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya.
Dari tugas-tugas itu, Kata Ambar, diharapkan KIM mampu menjalankan fungsi dengan benar yaitu sebagai wahana informasi, mitra dialog pemerintah, sarana peningkatan literasi informasi, media massa dan teknologi informasi, serta lembaga yang memiliki nilai ekonomi.
“Dengan begitu jelas bahwa peran KIM lebih pada pemberdayaan informasi daripada ekonomi,” katanya.
Ambar kemudian menunjuk contoh bagaimana pegiat KIM bisa memandu masyarakatnya untuk lebih selektif dan teliti dalam mengkonsumsi sajian televisi, seperti sinetron dan film kartun. “Film kartun saat ini identik dengan tontonan anak-anak yang menghibur. Padahal tak semua film kartun sehat. Misalnya yang sarat dengan agedan kekerasan,” tuturnya.

Dijelaskan juga, fungsi ekonomi KIM semata-mata hanya untuk menghidupkan keorganisasian KIM, karena di era reformasi KIM lebih dituntut kreatif dan mandiri. Pendekatannya bottom up. Tidak seperti kelompencapir yang pendekatannya bersifat top-down.

Namun dalam perkembangannya, KIM memang sudah seharusnya dikembalikan ke semangat awalnya (khittah), yakni sebagai lembaga informasi dan lembaga media. Kalau pun ada aktivitas ekonomi, hal itu bukanlah core bussiness KIM, melainkan hanya sebagai unsur penunjang untuk menghidupi aktivitas organisasi. "Karena itu kami tegaskan, KIM sekarang hanya perlu disempurnakan atau dikembalikan pada fungsi pengelolaan informasi daripada fungsi ekonominya," ujarnya.

Selain tiu, di era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, KIM harus berbasis TIK. "Kami sekarang sudah mewajibkan setiap KIM memiliki blog sebagai media komunikasi KIM di dunia maya selain media komunikasi manual lainnya," katanya.

Semangat inilah, kata Ambar, yang akan diusung dalam Pekan KIM 2015 nanti di Nganjuk. Setiap gerai KIM diharapkan lebih didominasi produk informasi dan produk TIK daripada produk ekonomi yang selama ini lebih banyak menghiasi Pekan KIM yang lalu.

Sosialisasi
KIM pada dasarnya disiapkan sebagai lembaga komunikasi atau media milik masyarakat yang fungsi utamanya mengumpulkan, mengolah dan menyebarluaskan informasi. Dalam fungsi sebagai media masyarakat inilah KIM dapat berperan menjadi media alternatif untuk menghadapi terpaan media yang terkadang isinya jauh dari kepentingan masyarakat.

Dinas Kominfo Jatim sudah mulai menyosialisasikan agar KIM kembali ke khittah-nya melalui berbagai forum, terutama pada Pekan KIM 2015 mendatang. Selain itu, materi lomba pada LCCK beberapa kali yang lalu sudah mulai mengarah pada produk informasi KIM bukan lagi menonjolkan produk unggulan. Pembinaan pun telah difokuskan pada penambahan kompetensi di bidang informasi melalui pelatihan penulisan artikel dan bidang TIK.
Target LCCK antara lain untuk mengukur kompetensi KIM baik dalam teknik penyebarluasan informasi melalui berbagai media atau komunikasi tatap muka dan mengukur pengetahuan mereka tentang isu-isu terkini. Dengan adanya lomba ini diharapkan pegiat KIM terpacu untuk meningkatkan kompetensinya.  
Bentuk konkret kegiatan yang sesuai dengan visi dan misi KIM adalah ketika KIM mampu menjadi agen diseminasi informasi di tengah masyarakat melalui media tatap muka dan media cetak seperti buletin atau bahkan majalah. Selain itu menjadi media komunikasi dengan pihak eksternal melalui blog dan media sosial di dunia maya.

Perkembangan KIM
Lebih jauh dijelaskan, dalam perkembangannya, secara jumlah KIM dari tahun ke tahun terus meningkat. Namun dari sisi kualitas, KIM cenderung mandeg untuk beberapa daerah, namun berkembang di daerah lain. Dengan begitu memang tidak dapat digeneralisasi untuk setiap wilayah.
"Karena itulah kami akan melaksanakan pemetaan KIM pada tahun ini untuk melihat perkembangan KIM terkini. Sekaligus juga menerapkan klasifikasi KIM sehingga akan benar-benar terbaca perkembangan setiap KIM, apakah bisa naik level atau stagnan," ujar Ambar.

Bentuk dukungan lain yang diberikan pemerintah adalah dengan melibatkan KIM dalam program-program pemerintah. "Di tingkat provinsi, ini yang sedang kami rancang. Misalnya dengan melibatkan KIM dalam pemetaan KIM, penyelenggaraan serasehan KIM, dan sebagainya," katanya.
Kominfo sendiri memiliki kepentingan terhadap KIM. Sesuai dengan Pergub Jatim No.83/2008 tentang Tupoksi dan struktur Organisasi Dinas Kominfo Prov Jatim, pada pasal 13 ayat 1 disebutkan bahwa Bidang Jarkom Seksi Komunikasi Sosial mempunyai tugas menyiapkan Kebijakan Pengembangan KIM. Sesuai Amanat Pergub tersebut, Kominfo memiliki tanggung jawab dalam pembinaan dan pengembangan KIM agar tetap berjalan sesuai garisnya.

Sesuai amanat semangat otonomi daerah, ada pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Dalam hal ini, pembinaan yang dilakukan pemerintah provinsi terbatas pada fasilitasi program dan pembinaan KIM secara umum. Untuk pembinaan yang lebih teknis ada pada pemerintah kabupaten/kota.

Untuk itu, pihaknya sudah mengarahkan agar KIM yang memang dibentuk ditingkatkan masyarakat paling bawah di desa/kelurahan menjadi prioritas pemerintah desa/pengurus kelurahan. KIM sebagai bagian dari unsur masyarakat setidaknya dapat dilibatkan dalam musrenbangdes atau musrenbagkel. Selain itu KIM juga dapat berpartisipasi aktif dalam memanfaatkan dana desa dan penyusunan APBDes, KIM juga harus dilibatkan. Beberapa desa dan kelurahan telah merespon hal ini dengan membeikan fasilitas ruangan dan fasilitas lain bagi KIM.

“Kemitraan KIM dengan pemerintah memang menjadi penting sebab KIM sebagai lembaga sosial yang paling dekat dengan masyarakat adalah kepanjangan tangan pemerintah dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat,” tuturnya. (sti).

Sumber : Kominfo Jatim
Pelaku Pembuang Bayi di Spion Mobil Dibekuk Polisi

Pelaku Pembuang Bayi di Spion Mobil Dibekuk Polisi

Pelaku saat diamankan di Polsekta Sukolilo


Pelaku pembuangan bayi di spion mobil kawasan jalan Manyar Tirto Asri Surabaya akhirnya berhasil ditangkap polisi. 
Penangkapan pelaku berawal dari para saksi yang berada di kawasan tersebut. Polisi menangkap tersangka ditempat kos-kosannya. Inilah tersangka pembuang bayi mungil yang dikaitkan di spion. 
Tersangka adalah Kanah (36) warga asal Karang Pakis, Kediri, Jawa Timur yang tinggal di rumah kos kawasan Manyar Tirto Asri 11 nomor 9 Surabaya. Tersangka harus tertunduk malu saat digelandang jajaran kepolisian Polsek Sukolilo Surabaya. Tersangka merupakan ibu kandungnya sang bayi sendiri.
Tersangka terbukti membuang anaknya sendiri dengan melakban mulut bayi malang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tas kresek yang diletakkan di spion mobil. Tertangkapnya tersangka berawal dari para saksi yang diperiksa polisi. Dari keterangan tersebut, polisi menangkap tersangka di rumah kos-kosanya tak jauh dari tempat kejadian.
Sang ibu tega membuang bayi karena bayi tersebut hasil hubungan gelap dengan orang lain. Sementara nekat melakban bayi agar tangisan bayi tidak terdengar orang lain.
“Tersangka bingung mau dikasihkan ke siapa, akhirnya ditaruh kesitu dengan harapan nanti mungkin ada yang ambil dan menafkahi,” ujar Kompol Taufik Yulianto, Kapolsek Sukolilo Surabaya.
Dari tangan tersangka, polisi menyita sebuah handuk beserta kaos yang menyisakan bercak darah dan skantong plastik. Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 307 tentang pembuangan bayi dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. 
Sumber : Surabayanews

Kamis, 09 April 2015

Rabu, 08 April 2015

Jumat, 30 Januari 2015

Welcome 2015, Surabaya ready to MEA

Welcome 2015, Surabaya ready to MEA

Selamat datang 2015, Surabaya siap menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean)

Tahun 2015 ini kita akan menghadapi MEA, dimana negara-negara lain akan dengan mudahnya menjual produk-produknya di Indonesia khususnya Kota Surabaya.
Sebagai warga Surabaya kita harus menyiapkan diri, usaha dan produk kita agar supaya tidak hanya menjadi penonton dikota sendiri, kita harus ikut menjadi aktor dan terlibat didalamnya.
Pengrajin, pedagang dan pengusaha Surabaya harus lebih bersemangat, lebih kreatif dan banyak berinovasi supaya tidak tergilas dan tertindas oleh pengusaha serta produk-produk dari negara lain.
Sekali lagi mari kita kepalkan tangan,singsingkan lengan baju untuk siap dan semangat menyambut MEA 2015.
2015-Kambing Kayu-Berinovasi
Persaingan di bursa tenaga kerja akan semakin meningkat menjelang pemberlakuan pasar bebas Asean pada akhir 2015 mendatang.
Ini akan mempengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang berkecimpung pada sektor keahlian khusus.
Berikut lima hal yang perlu Anda ketahui dan antisipasi dalam menghadapi pasar bebas Asia Tenggara yang dikenal dengan sebutan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Apa itu Masyarakat Ekonomi Asean?

Lebih dari satu dekade lalu, para pemimpin Asean sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015 mendatang.
Ini dilakukan agar daya saing Asean meningkat serta bisa menyaingi Cina dan India untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.
Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.

Bagaimana itu mempengaruhi Anda?

Berbagai profesi seperti tenaga medis boleh diisi oleh tenaga kerja asing pada 2015 mendatang.
Masyarakat Ekonomi Asean tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya.
Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menjelaskan bahwa MEA mensyaratkan adanya penghapusan aturan-aturan yang sebelumnya menghalangi perekrutan tenaga kerja asing.
"Pembatasan, terutama dalam sektor tenaga kerja profesional, didorong untuk dihapuskan," katanya.
"Sehingga pada intinya, MEA akan lebih membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia yang tertutup atau minim tenaga asingnya."

Apakah tenaga kerja Indonesia bisa bersaing dengan negara Asia Tenggara lain?

Sejumlah pimpinan asosiasi profesi mengaku cukup optimistis bahwa tenaga kerja ahli di Indonesia cukup mampu bersaing.
Ketua Persatuan Advokat Indonesia, Otto Hasibuan, misalnya mengatakan bahwa tren penggunaan pengacara asing di Indonesia malah semakin menurun.
"Pengacara-pengacara kita, apalagi yang muda-muda, sudah cukup unggul. Selama ini kendala kita kan cuma bahasa. Tetapi sekarang banyak anggota-anggota kita yang sekolah di luar negeri," katanya.
Di sektor akuntansi, Ketua Institut Akuntan Publik Indonesia, Tarko Sunaryo, mengakui ada kekhawatiran karena banyak pekerja muda yang belum menyadari adanya kompetisi yang semakin ketat.
"Selain kemampuan Bahasa Inggris yang kurang, kesiapan mereka juga sangat tergantung pada mental. Banyak yang belum siap kalau mereka bersaing dengan akuntan luar negeri."

Bagaimana Indonesia mengantisipasi arus tenaga kerja asing?

Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menyatakan tidak ingin "kecolongan" dan mengaku telah menyiapkan strategi dalam menghadapi pasar bebas tenaga kerja.
"Oke jabatan dibuka, sektor diperluas, tetapi syarat diperketat. Jadi buka tidak asal buka, bebas tidak asal bebas," katanya.
"Kita tidak mau tenaga kerja lokal yang sebetulnya berkualitas dan mampu, tetapi karena ada tenaga kerja asing jadi tergeser.
Sejumlah syarat yang ditentukan antara lain kewajiban berbahasa Indonesia dan sertifikasi lembaga profesi terkait di dalam negeri.
Permintaan tenaga kerja jelang MEA akan semakin tinggi, kata ILO.

Apa keuntungan MEA bagi negara-negara Asia Tenggara?

Riset terbaru dari Organisasi Perburuhan Dunia atau ILO menyebutkan pembukaan pasar tenaga kerja mendatangkan manfaat yang besar.
Selain dapat menciptakan jutaan lapangan kerja baru, skema ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan 600 juta orang yang hidup di Asia Tenggara.
Pada 2015 mendatang, ILO merinci bahwa permintaan tenaga kerja profesional akan naik 41% atau sekitar 14 juta.
Sementara permintaan akan tenaga kerja kelas menengah akan naik 22% atau 38 juta, sementara tenaga kerja level rendah meningkat 24% atau 12 juta.
Namun laporan ini memprediksi bahwa banyak perusahaan yang akan menemukan pegawainya kurang terampil atau bahkan salah penempatan kerja karena kurangnya pelatihan dan pendidikan profesi.
Sumber  bbc.co.uk di Posting oleh Cak Topan

Sabtu, 19 April 2014

Web Design Competition Surabaya

Web Design Competition Surabaya


Web Design Competition - dengan hadiah berupa Uang Tunai & Sertifikat. Buat Updaters yang ingin ikutan lomba ini, berikut informasinya: 
  • ACARA DI SURABAYA
  • Web Design Competition
  • Pelaksanaan :
  • - TM : Sabtu, 3 Mei 2014
  • - Final (Presentasi) : Minggu, 25 Mei 2014
  • Tempat Pelaksanaan :
  • At Aula Student Center Lantai 3 Kampus C Universitas Airlangga
  • Untuk SMA dan SMK Se-Surabaya

Pendaftaran : 31 Maret – 3 Mei 2014
Rp 30.000 / Tim (1 tim terdiri dari 2 orang)
  • - Melengkapi formulir pendaftaran
  • - Membayar biaya pendaftaran dapat dilakukan dengan transfer ataupun langsung ke panitia
  • - Bukti transfer di bawa saat registrasi di TM

Alur Transfer :
- Transfer via rekening : Mandiri a/n Eka : 1410013435789
- Konfirmasi lewat sms : Eka Wahyuni 089677220680

Contact Person :
Herfinggi 085706661581
Ifathir 083849633017

Kamis, 27 Maret 2014

CLASH:H 2014 DI SUTOS SURABAYA

CLASH:H 2014 DI SUTOS SURABAYA



CLASH:H 2014 Surabaya
Tanggal : 13 April 2014
Tempat : Surabaya Town Square (SUTOS), Surabaya
Waktu : 12.00 – 19.00 WIB
Harga tiket masuk : GRATIS!
Sebuah acara bertemakan Jepang akan digelar di Surabaya tepatnya di Surabaya Town Square pada tanggal 13 april 2014 dengan menghadirkan macam program menarik seperti :
  • National Cosplay Competition Elimination (Jawa Timur)
  • Singles Cosplay Parade
  • Meet & Greet with Special Guest
  • Cosplay Dance Cover Competition
  • Cabaret Cosplay Competition
  • Dan lainnya

Special guest Stella Cornelia & Diasta
Dan menghadirkan bintang tamu spesial :
  • Stella Cornelia & Diasta Priswarini (Idol)
  • Reika Arikawa (International Cosplayer)
  • 1000% Boyz featuring Reika

Juga akan ada penghargaan : 2 CLAS:H National Cosplay Competition Surabaya (Jawa Timur Region) Champion
  • Transport & Accomodation to Grand Final covered by CLAS:H
  • Dengan juri : Stella, Diasta, Reika

Info dan kontak :
  • Twitter : @Halo_Okaeri
  • Email : clashlive@gmail.com
PERTUNJUKAN 3D, 3030 KINI HADIR DI SURABAYA

PERTUNJUKAN 3D, 3030 KINI HADIR DI SURABAYA



Pertunjukan 3030 kini hadir di Surabaya
Tanggal : 21 – 30 Maret 2014
Tempat : Parkir Timur Plaza Surabaya (Delta Plaza)

Sebuah pertunjukan 3D holographics, 3D mapping dan laser dipadukan dengan tari dan teater komedi. Acara ini diselenggarakan oleh Three pada tanggal 12 maret sampai dengan 30 maret 2014 di Delta Plaza Surabaya.
Jadwal Pertunjukan 3030
Senin – Jumat :
16.00 – 17.00 | 18.30 – 19.30 | 20.00 – 21.00 | 21.30 – 22.30
Sabtu :
11.30 – 12.30 | 13.00 – 14.00 | 14.30 – 15.30 | 16.00 – 17.00 | 18.30 – 19.30 | 20.00 – 21.00 | 21.30 – 22.30
Minggu :
11.30 – 12.30 | 13.00 – 14.00 | 14.30 – 15.30 | 16.00 – 17.00 | 18.30 – 19.30 | 20.00 – 21.00 | 21.30 – 22.30
Dapatkan onlinve invitation di :
  • Website : http://3030.tri.co.id/schedule.html
  • Hotline : 089 9100 3030
  • Twitter : @3030surabaya

Selasa, 11 Maret 2014

PKB Gandengn Al, Anak Ahmad Dhani dalam Kampanye

PKB Gandengn Al, Anak Ahmad Dhani dalam Kampanye



JAKARTA — Ahmad Al Ghazali namanya kian melambung di jagat artis Indonesia.
Kini wajah Al-Ghazali alias Al, dipasang di atribut kampanye Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Atribut kampanye ini pun beredar di media sosial.
Apa tujuan PKB memasang wajah Al di atribut kampanyenya?
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Marwan Ja'far mengaku belum mengetahui beredarnya atribut kampanye PKB bergambar Al. Namun, menurutnya, Al bisa mewakili kalangan muda.
Namun, ia mengatakan, Al bersama manajemen yang dipimpin ayahnya, Republik Cinta Management, akan memeriahkan kampanye PKB. Menurut Marwan, sejak tahun 1990-an, Ahmad Dhani sudah membantu kampanye-kampanye PKB.
"Jadi, Al kami pertimbangkan untuk ikut meriahkan saja kampanye PKB. Lagi pula, kan dia masih terlalu muda. Selain RCM itu, juga akan ada Soneta Group dan Rhoma Irama," kata Marwan, saat dihubungi, Minggu (9/3/2014) malam.
Ketika ditanya, apakah Al akan menjadi salah satu juru kampanye, Marwan mengatakan, hingga saat ini PKB belum menetapkan juru kampanye yang akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pemilihan juru kampanye, kata Marwan, baru akan dibahas dalam rapat internal PKB pekan ini. Nama Al pun, menurutnya, hingga kini belum ada yang mengusulkan.
Sejauh ini, mereka yang sudah dipastikan akan turun sebagai juru kampanye ialah para menteri PKB, pengurus pusat, serta kiai-kiai Nahdlatul Ulama.
"Untuk menjadi jurkam kan harus bisa orasi, paham visi misi partai, dan setidaknya bisa shalawat-lah. Syarat-syarat ini tentu kami lihat," ujar Marwan.

Senin, 10 Maret 2014

Maia Tak Masalah Anak-anaknya Sering Muncul di Infotainment

Maia Tak Masalah Anak-anaknya Sering Muncul di Infotainment



JAKARTA - Saat ini, kita seolah sudah tidak asing lagi melihat wajah Al, El dan Dul di televisi. Ya, putra hasil pernikahan Ahmad Dhani dan Maia Estianty tersebut memang kerap wara-wiri diinfotainment akhir-akhir ini.

Meskipun begitu, sebagai ibu kandung, Maia Estianty tidak mempermasalahkan putranya Al-El ataupun Dul sering muncul di televisi. Anak-anak Maia menjadi sering muncul diinfotainment. 

Dul muncul di infotainment karena kecelakaan maut yang dialaminya hingga menewaskan tujuh orang. El menjadi pusat pemberitaan karena menantang Farhat Abbas bertarung tinju. Sedangkan, Al selalu muncul di infotainment karena kedekatannya dengan artis cantik seperti Ariel Tatum.

"Kalau anak-anak enggak apa-apa (sering muncul di tv), memang sudah waktunya," kata Maia saat dijumpai di studio Gaharu, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2014).

Pentolan Duo Maia ini juga tidak mempermasalahkan ketiga putra kandungnya tersebut mengikuti jejaknya menekuni dunia musik.

"Kalau diterusin anak-anak ya Alhamdulillah, kalau Al atau El ke mana ya kita senang, namanya ahli waris ya diteruskan," pungkasnya.

Selasa, 07 Januari 2014

PAMERAN SURABAYA HOSPITAL EXPO 2014

PAMERAN SURABAYA HOSPITAL EXPO 2014


Pameran Surabaya Hospital Expo 2014
Tanggal : 7 – 9 Mei 2014
Tempat : Shangri-la Hotel Surabaya

Pameran ini adalah bentuk keinginan untuk terus memajukan perawatan kesehatan masyarakat, untuk itu tentu diperlukan layanan dan peralatan kesehatan yang memadai agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang layak, tujuan dari pameran ini adalah :
  1. Memberikan informasi tentang pengembangan peralatan kesehatan kepada masyarakat terutama kepada masyarakat kesehatan
  2. Untuk membangun pameran sebagai titik pertemuan antara produsen dan konsumen
  3. Untuk merangsang pertumbuhan produksi Indonesia alat kesehatan
  4. Untuk memotivasi konsumen bersedia untuk menggunakan peralatan kesehatan produk Indonesia
  5. Untuk membangun jaringan peralatan kesehatan nasional
Info dan kontak :
  • Telp. : 021 5890 7366 – 68
  • Email : hospital.expo@gmail.com