Sentra Wisata Kuliner DELES Kelurahan Klampis Ngasem Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya merupakan sarana berburu kuliner yang cukup di gandrungi dari segala usia selain itu tempatnya yang bersih membuat pengunjung merasa nyaman. Dengan beragam fasilitas seperti Parkir Luas, Live Musik, MUsholla, Free Wi Fi, Toilet, Gazebo nyaman dan Sarana Olah Raga. Dengan Harga Murah dan Terjangkau.
Produksi Televisi dari Monitor Bekas, Pria Lulusan SD Dibekuk Polisi
Semarang - Meski hanya pernah mengenyam pendidikan hingga Sekolah Dasar, MK (41) warga Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah ternyata handal di bidang elektronik. Namun kehandalannya membuat ia harus berurusan dengan polisi karena memproduksi televisi dari barang bekas dan menjual bebas tanpa izin.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol A Liliek Darmanto mengatakan MK ditangkap karena melanggar pasal 120 juncto pasal 53 ayat 1 huruf b Undang-undang RI No 3 tahun 2014 tentang perindustrian karena memproduksi dan mengedarkan barang tidak memenuhi SNI, spesifikasi, dan pedoman tata cara yang diberlakukan secara wajib di bidang industri. Ancaman pidananya 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 3 milyar.
"Adapun pasal 106 Undang-undang RI No 7 tahun 2014 tentang perdagangan karena tidak memiliki izin dan juga melanggar pasal 62 ayat 1 juncto pasal 8 ayat 1 undang-undang RI no.8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen," kata Liliek di kantor Dit Reskrimsus Polda Jateng, Jalan Sukun Raya, Semarang, Selasa (17/3/2015).
Di rumah tersangka, lanjut Liliek, MK membuka usaha reparasi "Haris Elektronik", namun di dalamnya juga untuk memproduksi televisi yang tabung layarnya berasal dari monitor komputer yang tidak terpakai. Tidak tanggung-tanggung, satu hari tersangka dan 8 karyawannya mampu memproduksi 30 sampai 40 unit televisi.
"Satu hari keuntungannya Rp 450 ribu dan satu bulan bisa mencapai Rp 11,7 juta," pungkas Liliek.
Televisi yang diproduksi MK berjenis tabung dengan ukuran 14 inch sampai 17 inch. Ia memperoleh tabung dari pengepul barang bekas elektronik. Kemudian MK membeli casing dan remote yang banyak dijual di pasaran lalu untuk kemasan ia memesan kardus sesuai merek.
"Dia tidak pakai merk terkenal tapi membuat sendiri seperti Veloz, Maxreen, Zener, dan Vitron," pungkas Liliek.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Purbohadijoyo menambahkan tersangka sudah dua tahun menjalankan usahanya itu. Awalnya ia menitipkan di toko-toko elektronik, namun kini ia menunggu order dari toko elektronik.
"Dua tahun lalu dia memasarkan ke toko-toko, belakangan, toko-toko yang pesan. Kalau order banyak dia merakit banyak. Keuntungan tidak lebih dari Rp 100 ribu satu televisi, modal satu televisi antara Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu, tabung bekasnya itu beli antara Rp 50 ribu," kata Djoko.
"Dia lulusan SD, semua dipelajari otodidak," imbuhnya.
Dari rumah tersangka, polisi menyita 146 televisi, 1.020 tabung televisi, 525 casing televisi, 15 televisi rusak, kardus, mesin bor, tiner, dan berbagai perangkat lainnya untuk merakit televisi.
"Terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan, karyawannya saksi," tegas Djoko.
Selamat datang 2015, Surabaya siap menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean)
Tahun 2015 ini kita akan menghadapi MEA, dimana negara-negara lain akan dengan mudahnya menjual produk-produknya di Indonesia khususnya Kota Surabaya.
Sebagai warga Surabaya kita harus menyiapkan diri, usaha dan produk kita agar supaya tidak hanya menjadi penonton dikota sendiri, kita harus ikut menjadi aktor dan terlibat didalamnya.
Pengrajin, pedagang dan pengusaha Surabaya harus lebih bersemangat, lebih kreatif dan banyak berinovasi supaya tidak tergilas dan tertindas oleh pengusaha serta produk-produk dari negara lain.
Sekali lagi mari kita kepalkan tangan,singsingkan lengan baju untuk siap dan semangat menyambut MEA 2015.
2015-Kambing Kayu-Berinovasi
Persaingan di bursa tenaga kerja akan semakin meningkat menjelang pemberlakuan pasar bebas Asean pada akhir 2015 mendatang.
Ini akan mempengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang berkecimpung pada sektor keahlian khusus.
Berikut lima hal yang perlu Anda ketahui dan antisipasi dalam menghadapi pasar bebas Asia Tenggara yang dikenal dengan sebutan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Apa itu Masyarakat Ekonomi Asean?
Lebih dari satu dekade lalu, para pemimpin Asean sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015 mendatang.
Ini dilakukan agar daya saing Asean meningkat serta bisa menyaingi Cina dan India untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.
Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.
Bagaimana itu mempengaruhi Anda?
Berbagai profesi seperti tenaga medis boleh diisi oleh tenaga kerja asing pada 2015 mendatang.
Masyarakat Ekonomi Asean tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya.
Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menjelaskan bahwa MEA mensyaratkan adanya penghapusan aturan-aturan yang sebelumnya menghalangi perekrutan tenaga kerja asing.
"Pembatasan, terutama dalam sektor tenaga kerja profesional, didorong untuk dihapuskan," katanya.
"Sehingga pada intinya, MEA akan lebih membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia yang tertutup atau minim tenaga asingnya."
Apakah tenaga kerja Indonesia bisa bersaing dengan negara Asia Tenggara lain?
Sejumlah pimpinan asosiasi profesi mengaku cukup optimistis bahwa tenaga kerja ahli di Indonesia cukup mampu bersaing.
Ketua Persatuan Advokat Indonesia, Otto Hasibuan, misalnya mengatakan bahwa tren penggunaan pengacara asing di Indonesia malah semakin menurun.
"Pengacara-pengacara kita, apalagi yang muda-muda, sudah cukup unggul. Selama ini kendala kita kan cuma bahasa. Tetapi sekarang banyak anggota-anggota kita yang sekolah di luar negeri," katanya.
Di sektor akuntansi, Ketua Institut Akuntan Publik Indonesia, Tarko Sunaryo, mengakui ada kekhawatiran karena banyak pekerja muda yang belum menyadari adanya kompetisi yang semakin ketat.
"Selain kemampuan Bahasa Inggris yang kurang, kesiapan mereka juga sangat tergantung pada mental. Banyak yang belum siap kalau mereka bersaing dengan akuntan luar negeri."
Bagaimana Indonesia mengantisipasi arus tenaga kerja asing?
Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menyatakan tidak ingin "kecolongan" dan mengaku telah menyiapkan strategi dalam menghadapi pasar bebas tenaga kerja.
"Oke jabatan dibuka, sektor diperluas, tetapi syarat diperketat. Jadi buka tidak asal buka, bebas tidak asal bebas," katanya.
"Kita tidak mau tenaga kerja lokal yang sebetulnya berkualitas dan mampu, tetapi karena ada tenaga kerja asing jadi tergeser.
Sejumlah syarat yang ditentukan antara lain kewajiban berbahasa Indonesia dan sertifikasi lembaga profesi terkait di dalam negeri.
Permintaan tenaga kerja jelang MEA akan semakin tinggi, kata ILO.
Apa keuntungan MEA bagi negara-negara Asia Tenggara?
Riset terbaru dari Organisasi Perburuhan Dunia atau ILO menyebutkan pembukaan pasar tenaga kerja mendatangkan manfaat yang besar.
Selain dapat menciptakan jutaan lapangan kerja baru, skema ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan 600 juta orang yang hidup di Asia Tenggara.
Pada 2015 mendatang, ILO merinci bahwa permintaan tenaga kerja profesional akan naik 41% atau sekitar 14 juta.
Sementara permintaan akan tenaga kerja kelas menengah akan naik 22% atau 38 juta, sementara tenaga kerja level rendah meningkat 24% atau 12 juta.
Namun laporan ini memprediksi bahwa banyak perusahaan yang akan menemukan pegawainya kurang terampil atau bahkan salah penempatan kerja karena kurangnya pelatihan dan pendidikan profesi.
Kerajinan tangan ini merupakan peluang bisnis yang bagus sekali dan cocok untuk ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan keluarga. Minat konsumen akan bunga sebagai hiasan di dalam ruangan memang cenderung meningkat. Para konsumen menginginkan ruangan mereka terlihat asri dan indah dengan memberikan hiasan rangkaian bunga pada setiap ruangan. Besarnya minat yang datang dari para konsumen pecinta bunga, mampu memberikan ide bagi para pelaku usaha untuk menciptakan peluang usaha bunga imitasi yang terbuat dari plastik.
Kreasi kerajinan tangan bunga plastik ini muncul ketika para konsumen mulai mengeluhkan biaya yang harus mereka keluarkan untuk membeli bunga asli yang hanya tahan untuk beberapa hari saja. Keindahan yang diberikan bunga asli memang tidak bisa tahan lama, maksimal hanya bisa bertahan sampai 1 minggu saja. Sejak itu, kini banyak muncul para penjual bunga yang menciptakan bunga plastik. Biasanya bahan yang sering digunakan adalah plastik, pita, plastik sedotan, hingga kertas.
Kualitas kreasi bunga plastik yang kini dipasarkan, memiliki bentuk yang sangat mirip dengan bunga aslinya. Sehingga bunga plastik diminati pula oleh para konsumen. Selain itu bentuknya yang mirip dengan aslinya, bunga plastik juga bisa bertahan lebih lama daripada bunga asli. Dan yang lebih menarik lagi, bunga plastik bisa dibersihkan jika mulai kotor. Hanya dengan merendamnya dengan deterjen, maka warnanya akan kembali cerah seperti baru lagi.
Kreasi bunga plastik juga bisa dirangkai, layaknya seperti rangkaian bunga asli. Dengan merangkai bunga plastik yang disertai dengan pot cantik, memberikan nilai jual yang lebih mahal dibanding bunga plastik yang tidak dirangkai. Jadi dengan kreasi bunga plastik kita dapat membuka dua peluang usaha sekaligus, usaha menjual bunga plastik eceran serta menjual rangkaian bunga plastik yang cantik. Kreasi bunga plastik dapat dijadikan sebagai salah satu bisnis rumahan yang menjanjikan. Kini peluang sukses dengan bisnis rumahan pun sangat terbuka lebar.
Berikut ini adalah salah satu contoh cara pembuatan bunga plastik yang paling sederhana, cukup menggunakan sedotan plastik bekas yang ada di sekitar Anda.
Kerajinan tangan dari sedotan
ALAT
Gunting
Cutter
Lem
BAHAN
Sedotan
Lidi atau bisa diganti dengan kawat
Kertas krep atau dapat diganti dengan kertas pita
Botol plastik bekas, sebagai tambahan aksesoris
CARA MEMBUAT
Potong sedotan dengan panjang ± 10 cm
Setelah itu ujung sedotan dibelah menjadi empat, kita bisa mengesut sedotan yang telah dibelah sehingga berbentuk lebih mekar dan agak lemas.
Kemudian gunting tiap ujung sedotan yang telah dibesut, membentuk lancip menyerupai bentuk kelopak bunga asli
Beberapa sedotan tersebut kemudian digabungkan menjadi satu sehingga berbentuk bunga sedang mekar
Bunga ini kemudian kita ikatkan pada kawat atau lidi yang telah dibalut kertas krep
Sedangkan untuk daunnya bisa dibuat dari potongan kertas pita atau dari potongan bekas gelas plastic
Setelah satu tangkai bunga telah jadi, buat tangkai – tangkai berikutnya dengan cara yang sama. Dan untuk yang terakhir, rangkailah tangkai bunga tersebut ke dalam pot bunga yang telah diisi spoon/ busa.
Jangan pernah bosan untuk mencari peluang usaha yang tepat untuk kita pilih. Namun bila Anda merasa bosan melihat peluang yang sudah ada dan nampak biasa serta sudah banyak dilakukan orang, cobalah usaha kreatif yang cukup sederhana dan bisa dijalankan dari rumah, seperti contoh peluang usahakreatif di rumah berikut ini.
Sewa handycam dan kamera Di masyarakat kita, kebutuhan untuk sebuah dokmentasi atas sebuah acara, tentu dianggap sebagai hal yang penting dan sebuah keharusan. Namun sayangnya tak setiap orang memiliki alat untuk dokumentasi sebagai kenang-kenangan seperti kamera digital maupun handycam. Dan ini merupapakan sebuah peluang bisnis yang bisa kita ambil. Dimana kita bisa menyediakan alat-alat tersebut kepada para tetangga atau warga di sekitar kita.
Dengan sistem promosi hanya leat banner di depan rumah maupun informasi dari mulut ke mulut, yakinlah bahwa peralatan dokumentasi seperti kamera handycam sangat dibutuhan dan cukup diminati oleh berbagai kalangan. Terlebih lagi untuk menyewa jasa tukang foto terkadang dianggap terlalu makan biaya. Dengan memiliki beberapa unit peralatan untuk disewakan, maka kita pun sudah bisa menjalankan usaha meski dari rumah sendiri. Kreatif bukan!
Pelatihan di bidang keahlian Sering seseorang sangat ahli di bidang tertentu, seperti ternak, seni, musik dan lain-lain, namun kurang paham atau kurang sadar akan potensi bisnis yang terdapat di dalamnya. Mengeksploitasi ketrampilan yang dimiliki untuk dijual kepada kalayak umum, tentu bukan sesuatu yang salah. Kita bisa mencoba menawarkan keahlian kita untuk kita berikan ilmunya kepada orang lain lewat beberapa pelatihan berbayar di rumah kita. Banyak sekali pelatihan-pelatihan ryang sifatnya menjual keahlian yang dimiliki lewat kursus singkat di rumah dengan harga fantastis.
Pelatihan singkat seperti sukses dalam ternak lele, cara budidaya burung yang efektif, dan kursus singkat mekanik sepeda motor, tentu adalah bukti nyata bahwa ilmu yang dimiliki seseorang akan sangat banyak manfaatnya, termasuk untuk dikomersilkan. Mempromosikan ketrampilan yang dimiliki lewat facebook twetter maupun blog, bisa menjadi langkah awal yang cukup bagus yang patut dicoba. Cobalah gali kembali mengenai ketrampilan atau skill bagus yang Anda miliki.
Ternak/budidaya hewan peliharaan Salah satu bidang bisnis yang cukup sederhana namun bisa dijalankan di rumah sendiri adalah bisnis di bidang ternak. Namun ternak yang cukup kreatif terkadang mampu menghasilkan laba yang berlimpah. Ternak hewan peliharaan adalah contohnya, hewan peliharaan cukup laku di pasaran, dan kita pun bisa mengembangkan salah satu dari beberapa komoditas hewan peliharaan yang cukup gampang untuk dibudidayakan.
Seperti contohnya adalah hamster, kelinci hias dengan bulu indahnya, burung kenari, atau mungkin hewan lain yang cukup langka dan jarang terdaat di pasaran. Bisnis rumahan kreatif ini pun tak harus selalu menyita semua waktu yang kita miliki. Karena kita bisa menjalankan aktifitas seperti budidaya dan perawatan hewan secara berkala seperti di pagi dan sore hari.
Bagaimana sebenarnya cara praktis untuk menentukan jenis usaha rumahan yang tepat? ya, tentu sebelumnya harus kita posisikan diri kita terhadap kemampuan finansial serta permodalan yang dimiliki. Berikut adalah jenis usaha rumahan yang bisa Anda pertimbangkan.
1. Usaha rumahan ibu rumah tangga
Ini biasanya tidak asing bagi kita yang tingal di tengah-tengah perkampungan, di mana banyak sekali ibu rumah tangga memiliki usaha di rumah baik dalam skala kecil maupun besar. Banyak ibu rumah tangga kreatif yang tak mau kalah dengan suami dalam hal mencari uang. Ibu rumah tangga mempunyai banyak kesempatan untuk mendirikan usaha di rumah.
Beberapa usaha yang mungkin sering kita lihat adalah, usaha toko kelontong, usaha warung nasi, usaha katering, produksi kue-kue basah dan kering, dan masih banyak lagi jenis usaha yang bisa dipilih oleh para ibu rumah tangga di rumah. Untuk waktu pengelolaan pun lebih simpel, lantaran bisa menjalankan usaha namun juga bisa memenuhi kebutuhan rumah.
2. Usaha rumahan untuk semua
Bila para ibu rumah tangga bisa memilih jenis usaha yang nampak spesifik hanya khusus untuk kaum peremuan, maka di rumah kita juga bisa menjalankan berbagai macam usaha. Dan ini tentunya tak terbatas usia, gender maupun status pernikahan. Aneka macam usaha bisa kita jalankan di rumah sendiri. Terlebih bagi yang rumahnya di pinggiran jalan ramai, maka akan cukup mudah dalam menentukan pilihan jenis usaha.
Jenis usaha rumahan yang sifatnya universal atau bisa dijalankan oleh siapa saja, tentu sangat beragam. Misal usaha warnet skala rumahan, usaha foto copy, toko pakan burung, industry jajanan skala kecil maupun besar, dan masih banyak lagi yang bisa kita kondisikan ssuai modal yang dimiliki serta sasaran pasar yang kita tuju.
3. Usaha rumahan sebagai usaha sampingan
Mengenai jenis usaha rumahan memang cukup beragam. Dan salah satu jenisnya adalah usaha rumahan sebagai usaha sampingan. Usaha sampingan di rumah, biasanya dibutuhkan bagi kita yang para karyawan namun ingin memiliki penghasilan tambahan dari sebuah aktifitas usaha di rumah sendiri.
Banyak sekali aktifitas menghasilkan uang yang bisa kita pilih, meski di setiap harinya kita merupakan seorang pekerja. Usaha di malam hari bisa kita pilih seperti menjadi Internet Marketer, mengelola usaha angkringan, membuka atau membeli paket usaha boot franchise makanan dan masih banyak lagi.
4. Usaha rumahan sebagai usaha utama
Misalkan Anda memutuskan untuk memilih mendirikan usaha di rumah sebagai usaha utama, karena alasan tidak memiliki pekerjaan dan lain sebagainya, maka ada baiknya bila memilih usaha rumahan yang bisa memberikan income setiap hari. Dan biasanya usaha tersebut merupakan usaha semacam toko, dimana ada aktifita jual beli yang berkelanjutan. Usaha seperti warnet CDMA juga bisa menjadi usaha pilihan yang layak Anda pertimbangkan.